Saturday, March 12, 2016

Displin Diri

Disiplin diri. Ada yang tahu apa sebutan dispilin diri ini dalam bahasa inggris? Self-commmitment? Integrity? Entahlah.  Let me explain first about this word.

Kata disiplin diri ini tidak datang dari buku bahasa Indonesia manapun. Saya dengar kata ini di tahun 2012 oleh seseorang yang sedang prospek saya asuransi. Entah topic apa yang lagi sedang kita bicarakan saat itu, tiba-tiba dia mulai bicara tentang disipilin diri. Saat itu saya cuma tahu kata disiplin, dispilin diri belum tahu. Entah apa saya yang kurang rajin baca buku PKN atau bahasa Indonesia waktu SD, tapi saya rasa kata ini adalah sebuah kata yang baru
.
Dia mulai menjelaskan arti kata ini. Ya, di dalam hidup kita harus punya yang namanya disiplin diri. Yang artinya kita akan melakukan sesuatu bukan karena kita mau tetapi karena kita harus. Hal ini bukan di pengaruhi oleh mood, yang kalo kita mau, kita lakukan. Tetapi bahkan saat kita tidak mau lakukan pun tetap harus kita lakukan karena itu adalah sebuah keharusan. Contohnya apa? Dia ambil contoh pekerjaannya sendiri. Pekerjaan saya butuh banyak disiplin diri. Bahkan saat saya malas, tidak mau ketemu orang, presentasi, prospek ke orang, saya tetap harus lakukan itu, karena saya harus. Karena itu adalah pekerjaan saya. Tidak ada orang yg paksa saya hari ini harus keluar presentasi, karena saya dianggap cukup dewasa untuk mengatur waktu saya sendiri. Apa yang memang seharusnya dikerjakan ya dikerjakan meskipun tidak ada yang control.

Wow. Saya merasa itu adalah definisi yang sangat dalam sekaligus sebuah kata yang sangat susah untuk dipraktekkan. Sekarang setelah menjabarkannya, saya rasa saya  mengerti kenapa kata itu disebut disiplin diri. Kalo disiplin yg biasa mungkin bisa seperti disiplin pada peraturan kantor, pada rambu lalu lintas yang dimana kalo kita langgar kita akan kena hukumannya. Ada instansi yang membuat peraturan tersebut dan yang menghukum kita. Tetapi disiplin diri ini unik, tanggung jawabnya ke diri sendiri. Akibatnya, sooner or later nanti juga kita yang kena sendiri.

Menurut aku, disiplin diri inilah yang akan menentukan kesuksesan orang di masa depan. Bukan berarti melulu sukses tentang uang dan pekerjaan, tetapi bisa menentukan nasib kita di masa depan. Aku kasih contoh yang sangat simple. Misalnya disiplin diri dalam hal tidur. Misalnya kita udah targetin tidur paling malam jam 11. Kalo kita tidak disiplin ya paling orang tua ngoceh-ngoceh sedikit. Tidak signifikant lah akibatnya. Tapi itu hanya akibat dari luar. Akibat dari dalamnya banyak bangettt. Besok kerja tidak focus. Harusnya laporan bisa selesai dalam 30 menit ini 2 jam tidak beres juga. Dan yang paling parah, kalo kita terus-terusan tidak disiplin, tubuh kita akan sakit. One day 20-30 tahun kemudian baru bisa kita rasakan akibatnya.

Buat aku sendiri, disiplin diri ini sangat penting. Berapa persen disiplin diri yang aku sudah capai? Sangat beragam setiap harinya. Kadang bisa sangat bagus, kadang loose banget. Tapi aku akan terus berusaha untuk bisa balik disiplin lagi. Di level ini, kita bukan lagi disiplin karena takut diomelin orang. Bukan lagi disiplin karena takut kena hukuman atau ditegor. Kita displin karena kita memang harus disiplin untuk kebaikan diri kita sendiri. Masa depan (masa depan keluarga, pendidikan, kesehatan, sukses, dll) kita ditentukan banget oleh tingkat disiplin diri kita saat ini. Kalo saat masih muda aja susah disiplin, apalagi pas udah tua. Makin banyak deh excuse-nya. Makin enggak disiplin. Iya kan? 


Hope you feel encouraged and let’s have this character! 

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here