Thursday, September 15, 2011

Statistic and YOU

Salah satu hal prinsip penting dari statistik adalah: "Setiap hal sama sebelum kita bisa membuktikan kalo mereka itu berbeda.." Nah, salah satu fungsi dari statistik ini adalah membuktikan apakah kedua hal yang kita bandingkan itu sama berdasarkan data yang ada. Misalnya kita mau membandingkan antara kecepatan mobil A dan mobil B.. Dan dengan menggunakan statistik, kita akan menemukan jawabannya..

Salah satu bagian dari statistik adalah confidence factor. Di dalam kurva, confidence factor ini digambarkan sebagai daerah yang dominant.. Untuk kasus-kasus yang natural, nilai confidence factornya adalah 95%, sedangkan sisanya adalah significant factor, daerah terpencil yang letaknya diujung-ujung kurva, NAMUN.. tetap saja tidak bisa kita abaikan.. Nah, significance factor ini nilainya 100% - confidence factor. Berarti, dalam kasus natural ini, significant factornya sebesar 5%, sebagai hasil pengurangan 100% dengan 95%. 

Jika kita punya suatu data baru yang ingin kita bandingkan, misalnya A dan B, maka kita harus menemukan yang namanya P value.. Kalau P value yang kita temukan itu lebih besar dari significant level, maka A = B dan bisa dianggap equal.. Tapi kalo P value dari kedua data ini lebih kecil dari significant level, maka dia berada di luar batas yang dominat, dia berada di daerah yang pinggiran, di daerah significant level. Dan hal itu berarti A tidak sama dengan B. Begitulah kesimpulannya... 

Nah, biasanya sebagian besar orang akan senang sekali ketika hasil percobaan mereka masuk ke daerah condidence factor ini.. Karena sebagai besar data memang berada disana.. Dan kita merasa aman, saat data kita mirip-mirip dengan yang lain, dan berada di zona aman.. Tapi, gimana kalo hasil data kita malah berada di daerah minoritas itu?? Dengan kata lain masuk zona yang 5% itu dan termasuk kaum minoritas? Datanya lain sendiri, melenceng sendiri, aneh sendiri.. Lantas, apa yang akan kalian lakukan? Kita akan secepat kilat mengganti data kita, menjadi mirip-mirip dengan yang seharusnya.. Memanipulasi data.. Kita akan memanipulasi nilai P value kita, supaya mereka masuk daerah yang dominant.. Iya kan?? 

Terus, apa hubungannya dengan hidup kita... Kita masing-masing punya P value.. Yang mungkin P value kita itu, bisa aja lebih kecil atau lebih besar dari si significant level itu.. Kalo lebih besar dari  siginificant level (diatas 5%), berarti kita masuk kaum dominan dan kalo lebih kecil dari 5%, maka kita masuk kaum minoritas... 

Sama seperti kasus memanupulasi nilai P value tersebut. Sayangnya banyak dari antara kita yang ketika ia mendapati P value mereka dibawah 5%, mereka cepat2 menggantinya dengan angka di atas 5% supaya diterima banyak orang di daerah dominant si confidence factor itu hanya supaya kita bisa merasa lebih confidence. Rasanya aneh aja jadi bagian dari minoritas itu.. Seakan-akan terbuang dan terpencil.. Padahal, sekecil apapun daerah ujung terbuang itu, IT EXISTS.. Dan sebenernya, ga ada salahnya kok berada di daerah minoritas itu... Dan ga ada buruknya juga menjadi lain dari yang lain.. It doesn't mean that there's something wrong with you... But, there's something special with you... Nyatanya, toh tidak ada satu orang pun di dunia ini yang sama persis dengan orang lain... Kita memang diciptakan berbeda... Jadi ya gak usah disama-samain.. 

 Let yourself shine with your own way.. 


and don't forget.. Don't manipulate your P value.. =) GBU

-Helen-

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here